Detail Cantuman Kembali
hubungan lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla serrata) di ekosistem mangrove wonorejo kecamatan rungkut kota surabaya
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla serrata) serta distribusi frekuensi ukuran lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla serrata) yang tertangkap oleh nelayan di Desa Wonorejo. Sampel kepiting bakau yaitu jenis kelamin jantan dan betina diukur lebar karapas dan berat kepiting kemudian di analisis hubungan lebar karapas dan berat menggunakan rumus (y = a + b x) sedangkan analisis distribusi frekuensi ukuran lebar karapas dan berat kepiting bakau dihitung sebaran ukuran lebar dan berat kepiting jantan dan betina. Pola pertumbuhan kepiting jantan dan betina adalah allometrik negatif (b < 3) yang berarti pertumbuhan lebar karapas lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Distribusi frekuensi ukuran lebar karapas dan berat kepiting bakau yang diukur yaitu sebanyak 600 ekor yaitu 345 jantan dan 255 ekor betina. Kepiting bakau yang tertangkap oleh nelayan rata – rata masih belum layak tangkap yaitu dengan kisaran ukuran lebar karapas jantan 74,5 – 84,5 mm dan betina 71,5 – 81,5 mm dengan berat tubuh kepiting bakau jantan yaitu 64,5 – 125 gram dan betina 99,5 – 136,5 gram sedangkan dalam peraturan pemerintah Nomor 1/PERMEN-KP No.1 tahun 2015 untuk ukuran layak tangkap yang diizinkan yaitu lebar karapas > 150 mm dan ukuran berat 200 gram.
Farida Kurniawati - Personal Name
Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S. Pi., M.Si. - Personal Name
Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P. - Personal Name
Dr. Nirmalasari Idha Wijaya, S. Pi., M.Si. - Personal Name
Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P. - Personal Name
625.18.14 Far h
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xi, 47 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







